Sebelum mulai membuka peternakan, Anda perlu memikirkan pakannya terlebih dahulu. Hal ini karena ada lebih dari satu jenis pakan ternak, sehingga Anda harus memilih mana yang terbaik agar proses pertumbuhan dan produksi hewan berjalan dengan baik. Apabila Anda belum tahu jenis pakan ternak apa saja yang ada di pasaran dan bagaimana cara memilihnya, maka Anda tidak perlu khawatir karena panduannya ada di sini. Hasilnya, Anda bisa memilih pakan yang tepat dengan lebih cepat dan mudah. Apa Saja Jenis Pakan Ternak? Penting untuk dicatat jika pakan adalah makanan yang Anda berikan langsung pada hewan ternak, bisa berupa makanan tunggal atau campuran. Menariknya, ada beberapa jenis pakan yang bisa Anda pilih, yaitu: 1. Rumput Segar atau Pakan Hijauan Apabila Anda harus memilih jenis pakan ternak sapi, kambing, dan domba, maka rumput adalah alternatif yang terbaik. Hanya saja meskipun sama-sama rumput, pilihannya pun akan sangat variatif, jadi bisa disesuaikan dengan ketersediaan di tempat Anda. Sesuai namanya, bahan pakan ini terbuat dari rumput. Beberapa pilihan terbaiknya adalah rumput gajah, rumput benggala, rumput Meksiko, dan rumput setaria. Kualitas semua pilihan tersebut sama-sama baik, perbedaannya hanya ada di lokasi tumbuhnya. 2. Fermentasi Jerami Selain yang terbuat dari rumput segar, Anda juga bisa mencari alternatif pakan lain dengan memilih pakan fermentasi. Tujuan fermentasi pada pakan ternak tidak jauh berbeda dengan pada makanan untuk manusia, yaitu agar masa pakainya lebih lama. Fermentasi adalah teknologi pakan ternak yang dapat Anda terapkan pada pakan rumput atau hijauan. Meskipun rumput sudah tidak segar, namun kandungan gizi di dalamnya masih terlindungi. Pada umumnya, hasil akhirnya adalah jerami fermentasi. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan menyampurkan rumput segar, starter mikroba (starbio), urea, dan air. Menariknya, selain bisa membuat pakan lebih awet, hewan ternak juga dapat mencerna jerami dengan lebih cepat dan mudah. 3. Konsentrat atau Pakan Penguat Pada waktu-waktu tertentu, Anda akan membutuhkan bahan pakan ternak protein tinggi untuk memastikan hewan ternak sehat. Karena itulah eksistensi konsentrat atau pakan penguat sangat penting dan tidak bisa Anda abaikan saat mengurus peternakan. Jumlah protein yang ada pada pakan ini adalah lebih dari 20%, sangat penting khususnya untuk sapi perah. Alasannya karena sapi perah yang hanya makan rumput memproduksi susu 30% lebih rendah daripada yang dicampur dengan pakan penguat. Selain pakan penguat dengan jumlah kandungan protein tinggi, ada juga konsentrat dengan kandungan protein lebih rendah dari 20%. Khusus untuk pakan tersebut, fokusnya lebih ke memperkuat energi dan bukan memenuhi kebutuhan protein. Pakan ini biasanya berasal dari hewan, dapat berupa tepung daging, tepung daging dan tulang, tepung ikan, tepung darah, tepung bulu, dan tepung cacing. Namun ada juga yang terbuat dari tumbuhan, seperti keledai, jagung, kacang hijau, dan bungkil tanaman. 4. Vitamin, Mineral, dan Pakan Tambahan Terakhir, Anda juga harus memberikan pakan yang mengandung vitamin dan mineral untuk memenuhi nutrisi hewan ternak. Pada waktu-waktu tertentu, Anda juga memerlukan pakan tambahan berupa antibiotik, anti toksin, obat cacing, dan hormon. Penutup Itulah beberapa jenis pakan ternak yang perlu Anda siapkan saat mulai mengelola peternakan. Semuanya sama-sama punya kualitas yang baik dan memenuhi nutrisi, sehingga harus ada agar hewan ternak bisa tumbuh dengan sehat dan menghasilkan produksi terbaik. Post navigation Panduan Beternak Sapi Potong dan Sapi Perah untuk Hasil Maksimal Pentingnya Menjaga Kesehatan Hewan Ternak untuk Meningkatkan Produktivitas